Turki Tolak Rencana Finlandia dan Swedia Gabung NATO, Amerika Serikat Heran

- 15 Mei 2022, 08:00 WIB
Turki menolak rencana Finlandia dan Swedia untuk bergabung bersama NATO.
Turki menolak rencana Finlandia dan Swedia untuk bergabung bersama NATO. /Reuters/Francois Lenoir

PIKIRAN RAKYAT - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menentang rencana Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan aliansi militer NATO.

Erdogan menegaskan bahwa Turki tidak mungkin mendukung rencana Swedia dan Finlandia untuk bergabung dalam pakta pertahanan tersebut.

Menurut Erdogan, negara-negara Nordik adalah 'rumah bagi banyak organisasi teroris'.

Baca Juga: Finlandia dan Swedia Ingin Gabung NATO, Vladimir Putin Beri Peringatan

"Kami mengikuti perkembangan mengenai Swedia dan Finlandia, tetapi kami tidak memiliki pandangan positif," kata Erdogan dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters pada Minggu, 15 Mei 2022.

“Sebagai Turki, kami tidak ingin mengulangi kesalahan serupa. Terlebih lagi, negara-negara Skandinavia adalah rumah bagi organisasi teroris,” katanya lebih lanjut.

Diplomat tinggi Amerika Serikat untuk Eropa di Departemen Luar Negeri mengatakan bahwa negaranya sedang berupaya untuk mengklarifikasi posisi Turki atas potensi keanggotaan Finlandia dan Swedia di NATO.

Baca Juga: AS Tawarkan Jaminan Keamanan untuk Finlandia dan Swedia Selama Masa Pengajuan Keanggotaan NATO

Asisten Sekretaris untuk Urusan Eropa dan Eurasia di Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Karen Donfried mengatakan bahwa topik tersebut akan dibahas pada pertemuan tingkat menteri NATO selama akhir pekan di Jerman.

Halaman:

Editor: Elfrida Chania S


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network