Terancam Krisis Pangan Paling Parah, Negara-negara G7 Malah Perkuat Isolasi ke Rusia

- 15 Mei 2022, 11:40 WIB
Sejumlah negara-negara yang bergabung dalam G7 telah sepakat untuk memperkuat isolasi ekonomi pada Rusia.
Sejumlah negara-negara yang bergabung dalam G7 telah sepakat untuk memperkuat isolasi ekonomi pada Rusia. /REUTERS/POOL

PIKIRAN RAKYAT - Sejumlah negara-negara yang bergabung dalam G7 telah sepakat untuk memperkuat isolasi ekonomi pada Rusia.

Meski ingin melakukan isolasi ekonomi terhadap Rusia, negara-negara G7 mengaku mendapat ancaman krisis pangan paling parah.

Bahkan, krisis pangan global telah muncul dengan hadirnya perang gandum yang dilancarkan Rusia.

Adapun pembicaraan mengenai krisis pangan global ini terjadi dalam pertemuan tiga hari untuk negara-negara G7 di pantai Laut Baltik, Jerman.

Baca Juga: Jutaan Orang di Dunia akan Mati, PBB Minta Vladimir Putin Buka Pelabuhan Laut Hitam: Jika Anda Punya Hati

"Perang agresi Rusia telah menghasilkan salah satu krisis pangan dan energi paling parah dalam sejarah baru-baru ini yang sekarang mengancam mereka yang paling rentan di seluruh dunia," kata pernyataan resmi kelompok itu.

"Kami bertekad untuk mempercepat respons multilateral terkoordinasi untuk menjaga keamanan pangan global dan mendukung mitra kami yang paling rentan dalam hal ini," ujar rilis resmi G7.

Sebagai informasi, Ukraina telah menjadi negara penyumbang terbesar dari pasokan gandum di seluruh dunia, sehingga invasi membuat peran itu seketika menghilang dan menjadi ancaman krisis pangan.

Bagi Rusia, krisis pangan bukan disebabkan oleh invasi ke Ukraina, melainkan karena sanksi Barat yang dipengaruhi AS.

Halaman:

Editor: Tita Salsabila

Sumber: Dailysabah

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network