Bentuk Koalisi Indonesia Bersatu, Waketum DPP PAN: Kesetiaan Kami terhadap Jokowi Tidak Perlu Diragukan

- 15 Mei 2022, 14:10 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kiri) usai menggelar pertemuan di Jakarta, Kamis (12/5/2022). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi lebaran dan pembahasan koalisi Bersatu (Beringin, Ka'bah, dan Matahari).
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) berjabat tangan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa (kiri) usai menggelar pertemuan di Jakarta, Kamis (12/5/2022). Pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi lebaran dan pembahasan koalisi Bersatu (Beringin, Ka'bah, dan Matahari). /Antara/Indrianto Eko Suwarso

PIKIRAN RAKYAT – Koalisi Indonesia Bersatu meliputi PAN, Golkar, dan PPP yang baru dibentuk baru-baru ini menegaskan tidak ada agenda politik tersembunyi dalam pembentukan koalisi tersebut.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi menegaskan kesetiaan koalisi tersebut terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin tidak perlu diragukan lagi.

Pasalnya, posisi Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar dan Suharso Monoarfa sebagai Ketua Umum PPP berada di lingkaran pemerintahan Jokowi sebagai menteri di kabinet. Sehingga, kata dia, mereka akan menuntaskan pekerjaannya dengan maksimal untuk rakyat.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Sebut Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Khalifa Punya Banyak Kemiripan dengan Jokowi

"Tidak ada agenda politik tersembunyi atau terselubung. Semua serba transparan alias terang benderang," kata Viva Yoga di Jakarta, Minggu.

Viva Yoga menjelaskan bahwa KIB merupakan bagian dari pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin. Oleh karena itu, koalisi tersebut akan bertanggung jawab untuk dapat meningkatkan kinerja pemerintahan dalam rencana kerja selanjutnya.

Ia mengatakan Ketum Umum PAN Zulkifli Hasan telah berpesan bahwa partainya akan terus berkomitmen mengawal pemerintah sebagai partai koalisi hingga masa pemerintah usai pada tahun 2024.

"Koalisi KIB adalah koalisi lahir batin karena banyak mempertemukan cita-cita dan gagasan politik untuk membangun peradaban Indonesia ke depan," ujarnya.

Baca Juga: Digertak Vladimir Putin, Finlandia Tak Akan Urungkan Niat untuk Jadi Anggota NATO

Halaman:

Editor: Puji Fauziah

Sumber: Antara

Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network